Kepesertaan JKN-KIS Lebih Efektif Melalui Program UHC


Di akhir tahun 2017 Dinkes Kota Bandung bersama Pemkot Bandung, Dinkes Provinsi Jawa Barat, serta BPJS Wilayah Jawa Barat meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Semesta untuk warga Bandung yakni jaminan kesehatan yang membantu masyarakat mendapatkan pengobatan secara menyeluruh tanpa harus membayar lagi sesuai dengan prosedur yang diterapkan. Program ini resmi diluncurkan pada Jumat (29/12) di Aula Serbaguna lantai 3 Pemkot Bandung.
Melalui UHC, pemerintah berharap tingkat kepesertaan JKN-KIS warga Bandung bisa mencapai 100% pada tahun 2018 mendatang. Program UHC dibiayai Pemerintah Kota Bandung.
“Saat ini sudah 95% warga Kota Bandung terdaftar sebagai anggota JKN-KIS,” ujar Walikota Bandung, Ridwan Kamil pada sambutannya di acara Penetapan UHC JKN-KIS Kota Bandung (Jagjag Waringkas).
Program UHC dapat diakses melalui Seksi JPRK di Bidang SDK Dinkes Kota Bandung. Warga cukup membawa masing-masing 2 rangkap fotokopi KTP, KK, dan surat keterangan berobat untuk mendapatkan surat rekomendasi. Selanjutnya, warga bisa langsung mendatangi kantor BPJS Kesehatan untuk mendapatkan kartu JKN-KIS dan mengaktifkan layanan asuransi kesehatannya.
Setelah mendapatkan kartu JKN-KIS, warga yang sedang dirawat harus segera melapor ke rumah sakit tempatnya dirawat sebelum 3×24 jam hari kerja sejak pasien masuk ke rumah sakit. â€œMasyarakat miskin yang mendaftar akan langsung mendapatkan jaminan kesehatan kelas 3 dari pemerintah,” tambah Kepala Dinkes Kota Bandung, Rita Verita yang turut hadir dalam acara tersebut.
Sementara untuk mendukung UHC, bagi peserta mandiri (membayar sendiri iuran JKN) telah didukung aplikasi Mobile JKN yang bisa diakses melalui telepon pintar. Aplikasi yang dapat diunduh di Google Playstore atau Appstore ini disiapkan untuk mengejar ketertinggalan 5% warga Bandung yang belum terdaftar sebagai anggota JKN-KIS. Selain itu, warga juga bisa memeriksa status tagihan ataupun menyampaikan keluhan melalui aplikasi berbasis android ini.
Acara peluncuran program UHC ini juga dihadiri oleh Kepala Dinkes Provinsi Jabar, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat, Kepala UPT Puskesmas, dan Kepala Rumah Sakit se-Kota Bandung.
Humas Dinas Kesehatan Kota Bandung