Bandung Raih Juara ke-2 Nakes Teladan Tingkat Provinsi


 
Kota Bandung meraih juara ke-2 Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018. Penghargaan tersebut berhasil diraih oleh Wulan Anggraini tenaga apoteker dari UPT Puskesmas Cibiru yang mewakili Kota Bandung pada seleksi Nakes Teladan tingkat provinsi tahun 2018. Atas prestasinya tersebut, Wulan mendapatkan hadiah berupa uang tunai serta SK Gubernur Jawa Barat yang diserahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Rita Verita pada apel pagi, Senin (30/07/2018) di kantor Dinkes Kota Bandung.
 
“Saya berharap dengan diraihnya juara ke-2 Nakes Teladan tingkat provinsi ini semakin menambah semangat teman-teman nakes lainnya untuk berinovasi dan meraih prestasi,” ujar Rita pada sesi amanat apel pagi tadi.
 
Rita juga menyampaikan ucapan selamat kepada Wulan sambil menyerahkan SK Gubernur terkait penghargaan tersebut. Wulan berhasil meraih juara ke-2 dalam lomba bergengsi tersebut mengalahkan 25 perwakilan nakes dari kota/kabupaten lainnya di Jawa Barat.
 
“Saya berterima kasih kepada kepala dinas, kepala UPT, dan banyak orang yang telah membantu dan mendukung saya sampai mendapatkan penghargaan ini,” kata Wulan ketika diwawancarai Humas Dinkes Kota Bandung usai apel pagi.
 
Wulan menjelaskan dirinya senang mendapatkan penghargaan tersebut dan berharap Kota Bandung bisa kembali maju dan meraih juara pertama tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di tingkat nasional.
 
Dalam lomba tersebut Wulan mempresentasikan program unggulan UPT Puskesmas Cibiru, yakni SAHATE (Sahabat Tuntas Terapi Tuberkulosis/TB). Program tersebut merupakan program yang mencakup penyuluhan, konseling, serta homecare bagi pasien TB di wilayah kerja UPT Puskesmas Cibiru.
 
“Jadi program ini mencakup penyuluhan kepada masyarakat untuk mendapatkan data suspect (terduga) TB. Setelah itu suspek TB diajak konseling dan bila sudah dipastikan mengidap TB maka akan dilanjutkan dengan terapi obat. Kalau pasien tidak datang ke Puskesmas untuk mengambil obat maka petugas kami yang akan melakukan homecare ke rumah pasien,” jelas Wulan.
 
Wulan menjelaskan dengan adanya program tersebut, tingkat kepatuhan pasien TB di wilayah kerja UPT Puskesmas Cibiru untuk mengikuti terapi obat TB secara rutin meningkat drastis.
 
“Tahun kemarin angka pasien yang tidak lanjut mengonsumsi obat masih tinggi sekitar 30% sejak ada program ini angkanya turun drastis ke 0%,” pungkas Wulan.
 
(Humas Dinas Kesehatan Kota Bandung)