Dinkes Kembangkan SIKDA Guna Dukung Smart City


Guna mendukung program strategis Smart City pada pilar Smart Society di Kota Bandung, Dinas Kesehatan Kota Bandung melalui Subbag Program Data dan Informasi mengadakan pelatihan Optimalisasi Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) bagi para admin SIKDA dan bidan di seluruh Puskesmas di Kota Bandung, Rabu (28/08/2019) sampai Kamis (29/08/2019).

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penggunaan SIKDA karena ada beberapa perubahan fitur pada versi terbaru.

SIKDA adalah aplikasi operasional Puskesmas yang menunjang manajemen informasi kesehatan berbasis online yang terintegrasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung. SIKDA bukan hanya akan meningkatkan efektifitas, efisiensi, dan kualitas data dan informasi kesehatan di berbagai level organisasi untuk pengambilan kebijakan, tetapi juga menjadi program strategis.

Saat ini, baru 70 dari 80 Puskesmas di Kota Bandung yang telah menggunakan SIKDA. Dari jumlah tersebut, tingkat cakupan pasien yang dilayani pada aplikasi SIKDA di Puskesmas per hari rata-rata sebesar 83%.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian menegaskan agar cakupan tersebut bisa ditingkatkan menjadi 100% pada 2020 mendatang. Rendahnya cakupan pasien yang dilayani dan diinputkan pada SIKDA akan mempengaruhi kualitas data dan informasi termasuk laporan Puskesmas per periodik.

“Penggunaan aplikasi SIKDA di Kota Bandung perlu ditingkatkan pada cakupan input pasien yang dilayani di Puskesmas agar lebih optimal,” jelas Anhar pada saat membuka pelatihan tersebut.

Selain itu, Anhar juga mengingatkan akan pentingnya kerahasiaan data serta kebijakan kesehatan berbasis bukti. Di samping itu, sudah ada berbagai upaya yang dilakukan Dinkes untuk meningkatkan kualitas SIKDA, di antaranya penguatan infrastruktur SIKDA, pemenuhan SDM teknologi informasi komputer di tingkat Dinkes maupun Puskesmas, dan pelaksanaan penatakelolaan SIKDA di Kota Bandung.

Dinkes juga secara bertahap telah mengembangkan aplikasi SIKDA Kota Bandung menjadi beberapa versi, yakni versi V.2.1 pada April 2018, V.2.2 pada September 2018, V. 2.2.1 pada Desember 2018, dan V.2.3 pada Maret 2019. SIKDA Kota Bandung terbaru Versi 2.4 akan dirilis sekitar awal September 2019 ini.

“Dinkes menargetkan agar di tahun 2019 ini SIKDA dapat digunakan oleh semua Puskesmas di Kota Bandung karena di setiap Puskesmas sudah dilengkapi dengan komputer dan akses internet,” pungkas Anhar.

(Humas Dinas Kesehatan Kota Bandung)