Dinkes Lakukan Persiapan Posko Kesehatan Jelang Natal dan Tahun Baru


Menjelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru), Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama UPT P2KT, UPT Puskesmas Kopo, UPT Puskesmas Padasuka, Palang Merah Indonesia, Kantor Kesehatan Pelabuhan, KAI, dan Dinas Perhubungan Kota Bandung mulai melakukan rapat koordinasi persiapan posko kesehatan di sejumlah titik di Kota Bandung, Jumat (21/12/2018). Titik penempatan posko di antaranya di Terminal Leuwi Panjang dan Terminal Cicaheum.
 
Selain dua titik tersebut, posko kesehatan juga didirikan di kawasan TSM, alun-alun, serta Gasibu. Posko kesehatan Nataru akan beroperasi melayani masyarakat di Kota Bandung pada tanggal 24 Desember 2018 sampai 2 Januari 2019. 
 
Terkait hal ini, Dinkes Kota Bandung melalui Seksi Farmasi dan Alat Kesehatan sudah mempersiapkan paket obat yang masing-masing akan didistribusikan ke titik-titik posko. Ada juga screening kesehatan terhadap para supir kendaraan umum serta pembinaan mengenai kebersihan lingkungan dan keamanan pangan terhadap para pedagang di sekitar posko kesehatan oleh Seksi Kesehatan Lingkungan, Olah Raga, dan Kerja.
 
Dari hasil laporan posko kesehatan tahun lalu, sebanyak 50% pedagang di sekitar titik posko kesehatan menjual makanan yang sudah kedaluarsa. Oleh sebab itu, posko kesehatan tahun ini tidak hanya difokuskan pada penanganan kasus-kasus kesehatan melainkan juga pada pencegahan.
 
Selain pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi para pemudik, petugas UPT P2KT atau yang dikenal sebagai PSC 119 turut bersiap siaga menangani kasus-kasus kegawatdaruratan medis.  Hal ini sesuai dengan instruksi Kemenkes RI untuk menyiapkan PSC 119 di Kota/Kabupaten bekerja sama dengan lintas sektor untuk bertugas selama perayaan Nataru pada pra fasilitas pelayanan kesehatan.
 
Warga yang menemukan atau mengalami kegawatdaruratan medis di Kota Bandung bisa langsung menghubungi call center 119 untuk mendapatkan penanganan medis.
 
(Humas Dinas Kesehatan Kota Bandung)